Heboh Bunyi Sirine Pintu Air 10 Tangerang Terdengar Keras, BPBD Pastikan Sesuai SOP

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heboh Bunyi Sirine Pintu Air 10 Tangerang Terdengar Keras (Foto. Tangkapan layar video viral)

Heboh Bunyi Sirine Pintu Air 10 Tangerang Terdengar Keras (Foto. Tangkapan layar video viral)

TANGERANG, LENSAPOLRI — Bunyi sirine yang terdengar dari Pintu Air 10, Sungai Cisadane, Kota Tangerang, viral di media sosial. Dalam video yang beredar di lihat Lensapolri Jumat (23/1/2026) memperlihatkan pintu air 10 melakukan aktivitas dengan suara sirine keras.

Beberapa warganet tampak khawatir, lantaran bunyi sirine kerap di kaitkan dengan potensi peningkatan debit air maupun kondisi darurat banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar, membenarkan bahwa bunyi sirine tersebut merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) saat terjadi kenaikan debit air di Sungai Cisadane.


“Itu merupakan SOP yang menandakan adanya kenaikan debit air. Namun untuk saat ini, kondisi Pintu Air 10 masih berada pada status Siaga 3,” ujar Mahdiar, dikutip dari situs resmi Pemkot Tangerang, Jumat (23/1/2026).

Mahdiar menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di wilayah Koang Jaya dan memastikan bahwa aktivasi sirine dilakukan sesuai dengan tahapan SOP yang berlaku. Hingga saat ini, tiga pintu air telah dibuka guna mengendalikan aliran air.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Meski demikian, BPBD Kota Tangerang mewaspadai potensi kenaikan debit air dari wilayah hulu, khususnya kawasan Butuh Belah, yang diperkirakan dapat berdampak ke wilayah hilir pada malam hari. Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada namun tidak panik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta petugas di lapangan. Bunyi sirine ini merupakan peringatan kesiapsiagaan, bukan tanda kondisi darurat ekstrem,” kata Mahdiar.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Tangerang terus mengerahkan petugas dan relawan untuk melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan langkah evakuasi di wilayah rawan, seiring potensi hujan yang masih dapat terjadi.



(Rdw/Kbr)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru

Berita Polres

Patroli Subuh Berujung Pengungkapan Sindikat Curanmor di Tangerang

Minggu, 1 Mar 2026 - 19:38 WIB