Kajian Rutin Warga Binaan Muslim Rutan Perempuan Medan, Sebagai Bentuk Pembinaan Mental dan Spiritual

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan

Rutan Perempuan Kelas II A Medan menyadari betapa pentingnya pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani masa pidananya di dalam Rutan.

Oleh karena itu, bekerja sama dengan PIAI, Rutan Perempuan Kelas II A Medan rutin menggelar tausiyah agama dengan mendatangkan Penyuluh Agama (Ustadz) setiap minggunya

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dasar islamiyah bagi warga binaan serta memperdalam pemahaman bagi mereka yang sudah memiliki kemampuan dasar fiqih.

Kepala Rutan Perempuan Kelas II A Medan, Marlia Rezeki Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang rutin dilaksanakan di Rutan.

“Hal ini juga sebagai sarana untuk selalu melaksanakan nasihat kebajikan dan bisa membuat diri mampu untuk mengontrol emosi, dapat mengasah daya ingat dan konsentrasi serta diharapkan dapat menenangkan jiwa para WBP agar hati merasa tenang dan juga merasa bahagia dalam menjalani masa pidananya di dalam Rutan,” tambah Marlia.

Tampak kegiatan berjalan secara interaktif, beberapa WBP mengajukan pertanyaan kepada Ustadz terkait kajian-kajian islami.

Kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi warga binaan, tidak hanya selama masa hukuman tetapi juga setelah mereka kembali ke masyarakat.

Dengan pemahaman agama yang lebih baik, diharapkan mereka mampu menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan berguna bagi keluarga serta lingkungan sekitarnya.(AVID/ril)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru