Kapolres Kendal dan Bupati Semprot Kandang Sapi dengan Disinfektan Antisipasi Penyebaran PMK

- Redaksi

Selasa, 17 Mei 2022 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Lensapolri.Com– Bupati Kendal Dico M Ganinduto dan Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menyemprot kandang sapi di Desa Lanji Patebon mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Kendal. Penyemprotan dengan cairan disinfektan ini dilakukan di kandang sapi milik H. Jumawi di Desa Lanji Patebon. Penyemprotan ini sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran PMK di kabupaten Kendal sehingga masyarakat nyaman dan tidak was-was.

Dikatakan bupati, data yang ada di dinas Pertanian dan Pangan ada 24.572 ekor sapi, 1.600 kerbau serta 44.000 kambing belum ada temuan kasus PMK di Kendal. “Pengecekan dan penyemprotan ini untuk memastikan bahwa hewan ternak yang ada di Kendal tidak terserang PMK yang sudah marak di berbagai wilayah di Indonesia,” jelasnya.

Ditambahkan dinas terkait akan terus melakukan pengawasan dan memastikan pemberian vitamin kepada hewan ternak serta memberikan sosialisasi tentang kebersihan kandang agar tidak mudah terjangkit penyakit. “Kita sudah memberi larangan sapi dari daerah yang sudah terjangkit PMK masuk ke wilayah Kendal apalagi diperjualbelikan,”imbuh bupati.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan pemilik sapi H. Jumawi mengatakan, sapi miliknya didatangkan dari Grobogan dan Jepara. “Sapi sebelum dikirim sudah mendapatkan surat keterangan sehat dari dinas setempat dan kita juga melaporkan ke dinas disini untuk mengecek,” katanya.

Dirinya tidak berternak sehingga sapi yang ada tidak lama ditampung setelah mendapatkan dari peternak langsung dikirim ke beberapa wilayah seperti Kendal dan Batang untuk disembelih. Jumawi memastikan kebersihan kandang selalu dijaga dan pakan yang diberikan juga yang berkualitas, agar daya tahan sapi kuat dan tidak mudah sakit.

*Kapolres Kendal dan Bupati Semprot Kandang Sapi dengan Disinfektan Antisipasi Penyebaran PMK*



Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Kaporles Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menyemprotkan cairan disinfektan ke kandang sapi di Desa Lanji antisipasi penyebaran PMK.

KENDAL – Bupati Kendal Dico M Ganinduto dan Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menyemprot kandang sapi di Desa Lanji Patebon mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Kendal. Penyemprotan dengan cairan disinfektan ini dilakukan di kandang sapi milik H. Jumawi di Desa Lanji Patebon. Penyemprotan ini sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran PMK di kabupaten Kendal sehingga masyarakat nyaman dan tidak was-was.

Dikatakan bupati, data yang ada di dinas Pertanian dan Pangan ada 24.572 ekor sapi, 1.600 kerbau serta 44.000 kambing belum ada temuan kasus PMK di Kendal. “Pengecekan dan penyemprotan ini untuk memastikan bahwa hewan ternak yang ada di Kendal tidak terserang PMK yang sudah marak di berbagai wilayah di Indonesia,” jelasnya.

Ditambahkan dinas terkait akan terus melakukan pengawasan dan memastikan pemberian vitamin kepada hewan ternak serta memberikan sosialisasi tentang kebersihan kandang agar tidak mudah terjangkit penyakit. “Kita sudah memberi larangan sapi dari daerah yang sudah terjangkit PMK masuk ke wilayah Kendal apalagi diperjualbelikan,”imbuh bupati.

Sedangkan pemilik sapi H. Jumawi mengatakan, sapi miliknya didatangkan dari Grobogan dan Jepara. “Sapi sebelum dikirim sudah mendapatkan surat keterangan sehat dari dinas setempat dan kita juga melaporkan ke dinas disini untuk mengecek,” katanya.

Dirinya tidak berternak sehingga sapi yang ada tidak lama ditampung setelah mendapatkan dari peternak langsung dikirim ke beberapa wilayah seperti Kendal dan Batang untuk disembelih. Jumawi memastikan kebersihan kandang selalu dijaga dan pakan yang diberikan juga yang berkualitas, agar daya tahan sapi kuat dan tidak mudah sakit.

“Kebersihan kandang selalu diperhatikan untuk mengurangi dan mencegah sapi sakit,” ujar Jumawi. Pedagang sapi ini juga lebih memilih sapi lokal karena lebih tahan dan tidak mudah terserang penyakit. Apalagi menjelang idul adha mendatang, dirinya masih belum berani mengambil sapi impor karena khawatir dengan penyebaran penyakit ini.“Kebersihan kandang selalu diperhatikan untuk mengurangi dan mencegah sapi sakit,” ujar Jumawi. Pedagang sapi ini juga lebih memilih sapi lokal karena lebih tahan dan tidak mudah terserang penyakit. Apalagi menjelang idul adha mendatang, dirinya masih belum berani mengambil sapi impor karena khawatir dengan penyebaran penyakit ini.

Rhamdan/Red

(Sumber Humas polres Metro Jakarta Barat)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak
Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal
Polsek Metro Tamansari Amankan Pelaku Peredaran Obat Keras Ilegal di Pinangsia, Polisi Sita Ratusan Pil di Tamansari
Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Gencar Berantas Kejahatan Jalanan
Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia
Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Pos Mudik dan Salurkan Bantuan Bhayangkari Peduli
Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner
Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:10 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

Jumat, 17 April 2026 - 14:15 WIB

Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal

Kamis, 16 April 2026 - 10:17 WIB

Polsek Metro Tamansari Amankan Pelaku Peredaran Obat Keras Ilegal di Pinangsia, Polisi Sita Ratusan Pil di Tamansari

Selasa, 14 April 2026 - 15:26 WIB

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Gencar Berantas Kejahatan Jalanan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:56 WIB

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia

Berita Terbaru

Nasional

Pengumuman Stop Pres

Kamis, 23 Apr 2026 - 11:59 WIB

Berita Polres

Anak Tiri Diduga Habisi Nyawa Ibu di Binong, Pelaku Positif Narkoba

Senin, 20 Apr 2026 - 16:05 WIB