Ketua PSHT Cabang Lamongan, M. Supriyono, Resmi Mengundurkan Diri dari Aliansi Alam Bersatu

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan — Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan, M. Supriyono, resmi menyatakan pengunduran diri dari keanggotaan Aliansi Alam Bersatu.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh M. Supriyono melalui pernyataan terbuka pada Sabtu (10/11/2025).

Dalam keterangannya, M. Supriyono menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil atas dasar pertimbangan pribadi dan tanggung jawab organisasi.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya secara resmi menyatakan keluar dari Aliansi Alam Bersatu. Keputusan ini saya ambil dengan penuh kesadaran dan tanpa tekanan dari pihak mana pun,” ujar M. Supriyono.

Ia menegaskan, pengunduran diri ini dilakukan agar dapat lebih fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua PSHT Cabang Lamongan, serta menjaga netralitas organisasi PSHT dari kepentingan luar.

“Saya tetap menghormati rekan-rekan di Aliansi Alam Bersatu dan berharap mereka terus berjuang untuk kepentingan masyarakat, namun mulai hari ini saya tidak lagi terlibat dalam kegiatan maupun kebijakan organisasi tersebut,” tambahnya.

Dengan demikian, seluruh aktivitas dan keputusan yang berkaitan dengan Sliansi Alam Bersatu tidak lagi mewakili atau melibatkan M. Supriyono mulai tanggal pengunduran diri ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Aliansi Alam Bersatu terkait langkah pengunduran diri Ketua PSHT Lamongan tersebut.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru