Kontroversi di Kantor Kabid Pendidikan SD Kabupaten Badung, Awak Media Disambut dengan Kemarahan

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Badung, lensapolri.com – Sebuah kejadian yang tidak biasa terjadi di Kantor Kabid Pendidikan SD Kabupaten Badung. Tiga orang awak media mendatangi kantor tersebut untuk melakukan klarifikasi terkait adanya surat-surat kaleng yang beredar di masyarakat terkait masalah dana BOS yang digunakan tidak semestinya.

Namun, sebelum mereka dapat berbicara dengan Kabid, ketiga awak media malah disambut dengan kemarahan yang tidak terduga. Menurut saksi, Kabid SD yang bersangkutan keluar dari ruang rapat dan langsung memarahi ketiga awak media tersebut.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada apa ini kok rame-rame datang?” katanya dengan nada marah. Ketiga awak media tersebut terlihat kaget dan tidak mengerti apa yang terjadi, karena mereka belum sempat berbicara dengan Kabid.

Kejadian ini memunculkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik kemarahan Kabid SD tersebut. Apakah ada hubungan antara kemarahan tersebut dengan dugaan kebocoran dana BOS yang ingin diklarifikasi oleh awak media?

Dalam beberapa hari terakhir, telah beredar informasi tentang dugaan kebocoran dana BOS di Kabupaten Badung. Informasi ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan awak media.

Oleh karena itu, kedatangan awak media ke kantor Kabid SD tersebut bertujuan untuk melakukan klarifikasi dan meminta penjelasan tentang dugaan kebocoran dana tersebut. Namun, reaksi Kabid SD yang bersangkutan telah menimbulkan keheranan dan kekecewaan di kalangan awak media.

“Kami hanya ingin melakukan klarifikasi dan meminta penjelasan tentang dugaan kebocoran dana BOS,” kata salah satu awak media. “Tapi malah kami disambut dengan kemarahan dan tidak diberi kesempatan untuk berbicara.”

Kejadian ini telah menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS di Kabupaten Badung. Apakah Kabid SD dan pihak terkait lainnya telah melakukan pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel?

Atau apakah ada kelemahan atau kesalahan dalam pengelolaan dana tersebut? Pertanyaan-pertanyaan ini memerlukan jawaban yang jelas dan transparan dari pihak terkait.

Oleh karena itu, diperlukan investigasi yang lebih lanjut dan transparan untuk memastikan bahwa pengelolaan dana BOS di Kabupaten Badung telah dilakukan dengan benar dan akuntabel.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru