Optimalisasi Dapur dan Poliklinik, Lapas Perempuan Bandung Studi Tiru ke Lapas Kelas IIA Garut

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG

Lapas Perempuan Bandung melakukan langkah progresif dengan menggelar kegiatan studi tiru ke Lapas Kelas IIA Garut pada hari ini.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan penyediaan makanan dan pelayanan kesehatan bagi warga binaan di Lapas Perempuan Bandung.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan ini, tim dari Lapas Perempuan Bandung yang dipimpin oleh Kepala Lapas, Yekti Apriyanti, berkesempatan mempelajari pengelolaan dapur dan poliklinik yang telah diterapkan secara optimal di Lapas Kelas IIA Garut.

Selama kegiatan, para petugas Lapas Perempuan Bandung terlibat dalam diskusi mendalam serta pengamatan langsung terhadap teknik pengelolaan dapur yang efisien dan mampu meningkatkan kualitas gizi makanan yang disajikan.

Selain itu, tim juga mengamati proses operasional poliklinik di Lapas Garut.

Kalapas Perempuan Bandung, Yekti Apriyanti, menyampaikan, “Kegiatan studi tiru ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas kami,”katanya.

Dengan menerapkan ilmu yang kami dapatkan dari Lapas Garut, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif bagi warga binaan.

Kerja sama antar lembaga pemasyarakatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan sistem peradilan yang lebih manusiawi serta berorientasi pada rehabilitasi warga binaan.

Melalui inisiatif ini, Lapas Perempuan Bandung berkomitmen untuk terus berinovasi, memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung proses reintegrasi warga binaan ke masyarakat.(AVID/rel)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru