Pengguna Jasa Rugi Jutaan Rupiah, ID Express Dinilai Abaikan Tanggung Jawab

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Seorang pelanggan layanan pengiriman ID Express mengungkapkan kekecewaannya setelah dua unit ponsel yang dikirim melalui jasa tersebut dinyatakan hilang. Kejadian ini terjadi dalam pengiriman dari Medan ke Ciledug, Jakarta.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengirim, dua unit ponsel merek Infinix, yakni Smart 8 dan Smart 8 Pro, senilai total Rp2.535.000, dikirimkan pada 1 Juni 2024 dengan jadwal tiba pada 11 Juni 2024. Namun, barang tersebut tak pernah diterima oleh pembeli.

“Kurir mengirimkan bukti foto, tetapi fotonya hanya hitam kosong tanpa tanda terima yang jelas,” ujar pelanggan yang dirugikan, Rabu (22/1/2025).

Pihak pengirim, yang disebut sebagai Seler, telah mencoba mengajukan komplain ke ID Express. Sayangnya, respons dari pihak perusahaan dinilai tidak memuaskan. ID Express hanya memberikan ganti rugi berupa ongkos kirim sebesar Rp320.000, yang dianggap tidak sebanding dengan kerugian barang yang hilang.

Upaya penyelesaian dilakukan, termasuk mendatangi kantor ID Express di Jalan Pancing, Medan. Meski sempat dijanjikan solusi, pengirim merasa pihak perusahaan kurang serius menangani masalah ini.

“Kami hanya diminta menunggu, tapi akhirnya dicuekin. Bahkan ada pihak yang bilang kasus ini tidak akan diganti lagi,” tambah Seler dengan kecewa.

Kasus ini memunculkan dugaan kelalaian atau bahkan indikasi penggelapan. Foto bukti pengiriman yang hanya berupa gambar hitam kosong tanpa tanda terima memperkuat spekulasi tersebut.

“Kalau begini, ini sudah mengarah ke penggelapan. Entah dari kurir atau pihak perusahaan, kami belum tahu pasti,” jelasnya.

Pihak ID Express yang diwakili oleh Hendrik, koordinator lapangan di Jalan Pancing, sempat memberikan tanggapan awal saat ditemui korban bersama awak media pada Rabu (22/1/2025).

Namun, dua hari kemudian, Hendrik mengirim pesan melalui WhatsApp yang menyebutkan bahwa perusahaan tidak dapat memberikan tanggung jawab lebih lanjut dan menyarankan korban untuk kembali mengajukan komplain.

Hendrik mengutip pesan dari atasannya, Iqbal, yang menyatakan bahwa kasus ini sudah diteruskan ke tim terkait. Namun, menurut Iqbal, proses penyelesaian tidak dapat dijanjikan selesai dalam tujuh hari seperti yang diminta oleh pengirim.

“Kami sudah mengupayakan kasus ini kepada tim CX dan Tokopedia. Kami tidak bisa memastikan penyelesaiannya sesuai tenggat waktu yang diminta oleh pengirim,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi pada wartawan, Sabtu (25/1/2025).

Seler berharap ada penyelesaian yang adil dan transparan terkait kerugian yang dialaminya. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan jasa pengiriman, terutama dalam memastikan keamanan barang yang dikirim.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari ID Express mengenai langkah penyelesaian lebih lanjut terkait kasus ini. (red)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru