Penuhi Syarat Menuju WBK, Kalapas Medan Lakukan Penguatan dan Evaluasi Pembangunan ZI

- Redaksi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan salah satu dari 305 satuan kerja dengan nilai Lembar Kerja Evaluasi (LKE) yang memenuhi syarat menuju WBK. Menyikapi hal tersebut, Kalapas Kelas I Medan, Maju Amintas Siburian merapatkan barisan dengan melaksanakan penguatan dan evaluasi bertempat di Aula Pengayoman Lapas Medan, Jumat Pagi (03/05/2024).

Sebagai role model dalam pelaksanaan pembangunan ZI, Kalapas Kelas I Medan kembali menekankan rencana kerja yang telah dilaksanakan dalam WBK/WBBM, “Bahwa apa yang menjadi target-target prioritas telah relevan dangan tujuan Pembangunan Zona Integritas itu sendiri, jadi saya mendorong untuk kita semua bersama mensosialisasikan Pembangunan Zona Integritas,” Jelas Kalapas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Paparan capaian oleh Ketua Tim, Dat Menda, didampingi Sekretaris, John Erich Ginting kemudian dilanjutkan dengan Seluruh Tim Kerja mulai dari Pokja Manajemen Perubahan sampai dengan Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik melakukan pemaparan mengenai sejauh mana perkembangan dan persiapan Pembangunan Zona Integritas pada masing-masing Pokja.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam setiap paparan masing-masing Pokja, Kalapas memberikan penguatan dan juga evaluasi, baik dalam perubahan pola piker dan budaya kerja, dalam penataan tatalaksana Kalapas mengharapkan perubahan baik dalam system, proses, dan proosedur kerja, lebih jelas, efektif dan terukur, kemudian juga Kalapas juga terus mendorong perbaikan pelayanan, pengaduan dan juga evaluasi terkait inovasi-inovasi yang menjawab isu strategis.(lp1)

 

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru