Polisi Kejar Pelaku Kasus Perampasan Dan Penganiayaan Anak Di bawah Umur

- Redaksi

Jumat, 25 Maret 2022 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Petugas Kepolisan dari Polsek Kalideres melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus perampasan hingga penganiayaan terhadap seorang anak dibawah umur.

“Benar anggota kami sedang melaksanakan penyelidikan kasus berdasarkan dari temuan angkot terbalik di tol,” ucap Kapolsek Kalideres AKP Hasoloan Situmorang saat dikonfirmasi, Selasa (12/10).

Olah TKP bermula saat Unit reskrim Polsek Kalideres mendapat informasi adanya angkot berwarna merah yang terbalik di dekat pintu tol Kapuk, dimana wilayah tersebut masih masuk wilayah hukum Polsek Kalideres pada Minggu (10/10) malam.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidik dari unit Reskrim Polsek Kalideres dan tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat mendatangi lokasi dan melihat kondisi angkot nomor 06 jurusan Kota-Kamal sudah terbalik, pecah kaca depan dan tidak ada supirnya.

Namun di sekitar lokasi, penyidik mendapati satu unit HP dan sepasang sandal yang diduga baru habis dipakai.

Tak lama berselang, polisi mendapat laporan warga soal adanya dugaan perampasan dan pencurian HP yang dilakukan di kawasan CBC, Tegal Alur tak jauh dari lokasi angkot terbalik.

Saat diselidiki dan dihubungkan ternyata benar angkot tersebut diduga menjadi alat untuk melakukan perampasan terhadap seorang warga.

“Pada malam minggu ada kejadian seorang perempuan jatuh di kawasan CBC, Tegal Alur,” kata Kanit Reskrim Polsek Kalideres Akp Haris Sanjaya pada Selasa (12/10) malam.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, korban yang diketahui berinisial DY (17) mengalami penganiayaan oleh supir angkot.

“Korban mengalami luka berat di bagian kepala maupun di lengan tersobek di lengan, kita duga perkara ini adalah tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” ucap Haris.

Korban yang saat itu ditolong warga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Saat diminta keterangan, rupanya DY menjadi korban pemerasan dan penganiayaan oleh supir angkot.

DY dipukul menggunakan kunci roda sehingga kepala DY harus dijahit.

DY pun coba kabur dengan melompat dari dalam angkot, seketika itu sopir angkot melarikan diri ke dalam tol guna menghindari amukan warga.

“Di pintu tol kapuk kami menemukan HP milik korban lalu kemudian sendal yang dipakai pelaku kemudian kami dari unit Reskrim Polsek Kalideres bersama tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat membentuk tim untuk kejar pelaku yang sudah teridentifikasi,” ucap Haris.

REd. Her

Sumber. Humas Polres Metro Jakarta Barat

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru