“Reuni Anak Blok Enam: Waktu Boleh Berlalu, Tapi Persahabatan Tak Pernah Layu”

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN
Canda, tawa, dan nostalgia menyelimuti sebuah pertemuan hangat yang mempertemukan kembali para sahabat lama yang telah terpisah oleh waktu.

Di sebuah sudut kota Medan, sekelompok pria dan wanita paruh baya duduk bareng berhadap hadapan, berbagi cerita dan mengenang masa-masa indah di masa muda mereka.

Mereka adalah “Anak Blok Enam” Perumnas Helvetia Medan. Sebuah kelompok sahabat yang dulu tumbuh bersama dalam suka dan duka.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah bertahun-tahun terpisah oleh kesibukan masing-masing, akhirnya mereka dapat berkumpul kembali.

Nimran Effendi, salah satu di antara mereka, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.

“Kami Anak Blok Enam ya! Dulu kita selalu bersama, ada yang main bola di lapangan atau ada yang sekadar duduk ngobrol di depan gang. Kini, setelah puluhan tahun, kita tetap sama—tetap sahabat,” ujarnya dengan mata berbinar bahagia.

Pertemuan ini bukan sekadar ajang reuni, tetapi juga bukti bahwa persahabatan sejati tidak akan luntur oleh jarak dan waktu.

Banyak kisah yang diceritakan ulang—tentang kenakalan masa remaja, perjuangan menghadapi hidup, hingga kisah sukses dan kegagalan yang mereka lewati.

Salah satu sahabat mereka mengungkapkan betapa pertemuan ini begitu berarti baginya.

“Bertemu kalian lagi seperti menemukan bagian dari diri yang sempat hilang. Ternyata, meski sudah lama berpisah, rasa persaudaraan itu tidak berubah.”

Momen penuh kehangatan ini semakin lengkap dengan hidangan sederhana yang mengingatkan mereka pada masa lalu.

Setiap suapan, setiap tawa, membawa kembali kenangan yang pernah mereka lalui bersama.

Meski usia bertambah dan kehidupan membawa mereka ke berbagai arah, satu hal yang pasti: persahabatan mereka tetap abadi.

Mereka berjanji untuk tidak lagi membiarkan waktu memisahkan, dan akan terus menjaga silaturahmi agar kisah “Anak Blok Enam” tetap hidup dalam hati dan abadi.

Reuni ini bukan sekadar pertemuan, tetapi perayaan akan sebuah ikatan yang tak lekang oleh waktu—persahabatan sejati yang terus hidup dalam kenangan dan kebersamaan.(red)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru