Ribuan Orang menandatangani Petisi  Penolakan Tambang Gunung Botak di Kelola Perusahaan

- Redaksi

Senin, 10 Februari 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MALUKU – Namlea kabupaten buru. Provinsi Maluku. Jumlah pihak yang menandatangani petisi daring penolakan tambang gunung botak di Kabupaten Buru, Profinsi Maluku, terus bertambah. Saat ini tercatat sudah lebih dari seribu orang meneken petisi tersebut.
Pihak yang tanda tangan petisi terus bertambah Senin 10/2/25.

Imran selaku perintis Aliansi menjelaskan bahwa aksi pada petisi jilid satu (1) yang suda berjalan di desa Dafa, desa perbulu kecamatan weaelata pada tanggal 06-02-2025 merupakan bentuk protes terhadap para oknum politisi dan juga oknum masyarakat, yang terkesan memaksakan kehendak untuk menghentikan aktifitas masyarakat yang sedang mencari nafka di Gunung botak dan berkeinginan agar gunung botak di ambil alih atau di kelolah oleh perusahaan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehubungan dengan telah di tetapkan Gunung botak Sebagai Wilayah pertambangan Rakyat (WPR) maka kami dari Aliansi anak negeri Menolak Perusahan dalam bentuk Apapun yang mau Mengambil Alihan Pengelolaan tambang Gunung botak dari masyarakat yang menemukan tambang gunung botak secara manual.

-Lanjut Imran. Kami sampai saat ini akan terus berkomitmen dan menindak lanjuti dukungan masyarakat dalam petisi penolakan sebagaimana yang telah menjadi tekad kami dan ini bagian dari Aspirasi masyarakat yang kami sampaikan.
Rencana beberapa hari kedepan kami bersama masyarakat akan mendatangi kantor DPRD Kabupaten buru ,propinsih Maluku dan mempertanyakan tentang fungsi mereka sebagai wakil rakyat di parlemen.

Bukan Hanya sampai ke DPR Saja namun Petisi dukungan rakyat akan kami tindak lanjuti ke pemerintah daerah, pemerintah, propinsi dan pemerintah pusat berdasarkan Aspirasi yg kami peroleh.Red K. Belen.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru