Sampah Menggunung di Kali Dadap, Warga Keluhkan Bau dan Jalan Rusak

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan kali Dadap yang dipenuhi sampah (Foto.Red/Lensapolri)

Penampakan kali Dadap yang dipenuhi sampah (Foto.Red/Lensapolri)

TANGERANG, LENSAPOLRI – Tumpukan sampah menggunung di bawah Jembatan Kali Dadap, Kabupaten Tangerang, Banten. Aliran kali dipenuhi berbagai jenis sampah rumah tangga hingga menimbulkan bau tak sedap.

Berdasarkan pantauan dilokasi, tampak sampah menumpuk di bawah jembatan kali dadap. Tak hanya persoalan sampah, kondisi jalan di kawasan tersebut juga terlihat rusak parah.

Sugiarto, salah seorang warga sekitar, mengungkapkan bahwa sampah di Kali Dadap sudah lama menumpuk dan tidak pernah diangkut. Ia menilai kurangnya perhatian dari para pejabat daerah terhadap kondisi di lapangan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Mestinya para pejabat itu sering-sering turun ke lapangan, jangan cuma duduk saja. Pesta-pesta acara bisa, masa cuma bersihin kali saja enggak mampu. Contoh dong Kang Dedi Mulyadi cara-cara memimpin rakyat,” ujar Sugiarto ditemui dilokasi,Sabtu(27/12/2025)

Keluhan serupa disampaikan Wadun seorang  pengendara motor yang tinggal dikosambi. Menurutnya, selain bau menyengat dari sampah, jalan rusak di sekitar kawasan Dadap hingga Kosambi juga belum mendapat perbaikan.


“Jangan sampah, Bang. Jalan dekat Kosambi aja ancur, belum diperbaiki. Jangan nunggu sampai makan korban dulu,” kata Wadun.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan membersihkan sampah yang menumpuk di Kali Dadap agar lingkungan kembali bersih dan nyaman.

Salain itu warga juga mendesak adanya sanksi tegas bagi warga yang masih membuang sampah sembarangan ke aliran kali.


Sementara itu,hingga berita ini ditayangkan dinas terkait, belum dikonfirmasi. Kendati demikian, Lensapolri.com akan berupaya mendapatkan keterangan lebih lanjut.


(red)



Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru