Setahun Berjalan, Polda Jateng Konsisten Asuh Puluhan Pelajar Dan Mahasiswa Asli Papua

- Redaksi

Kamis, 12 Mei 2022 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Lensapolri.Com– Sejumlah 66 warga asli Papua resmi diangkat Polda Jateng sebagai anak asuh pada awal April 2021 lalu. Genap setahun berlangsung, Polda Jateng berupaya konsisten untuk menjalin silaturahmi dan kedekatan dengan puluhan mahasiswa tersebut.

Di lingkup Polda Jateng, seluruh pejabat mulai Kapolda dan pejabat mempunyai keluarga asuh mahasiswa dan pelajar asli Papua

Tak ketinggalan, para Kapolres juga rajin bersilaturahmi dan mengangkat anak asuh orang asli Papua yang menjalani studi di wilayah kerja mereka.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan hingga saat ini silaturahmi antar orang tua asuh dengan mahasiswa serta pelajar asli Papua tetap terjalin akrab. Hubungan keluarga asuh ini tampak lebih dekat ketika para mahasiswa dan pelajar itu mengungkapkan kesulitan mereka dalam menempuh studi maupun kehidupan sehari-hari.

“Hubungan antar orang tua asuh dan adik-adik asli Papua itu cukup akrab. Mereka sudah menganggap kita sebagai bagian dari keluarga mereka di rantau. Sebaliknya kita juga berempati dan berupaya agar mereka tetap semangat dan nyaman belajar di Semarang maupun kota lain di Jawa Tengah,” ungkap Kabidhumas, Selasa (10/5/2022).

Keberlangsungan program ini, kata Iqbal, selalu ditekankan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. Sebagai penginisiasi kegiatan, Kapolda ingin para pelajar dan mahasiswa itu nyaman dan kerasan belajar di rantau.

“Harapan kita, para keluarga yang ditinggal di Papua tidak menaruh rasa khawatir. Ini lho, anak-anak mereka juga sudah punya keluarga di Jawa Tengah. Jadi tidak perlu khawatir, jika ada kesulitan bisa hubungi kami atau langsung kontak dengan anak-anak mereka,” lanjutnya.

Menurut Iqbal, gagasan awal program anak asuh pada pelajar dan mahasiswa orang asli Papua berawal dari keinginan Kapolda Jateng untuk menunjukkan bahwa Jawa Tengah adalah tempat yang aman dan nyaman untuk belajar.

“Kita ingin keluarga yang melepas anaknya studi di Jawa tidak was-was. Memang ada perbedaan budaya, dan itu bisa menimbulkan sedikit permasalahan. Maka dari itu kami siap dicurhati dan memfasilitasi kepentingan adik-adik tersebut agar nyaman studi disini,” kata Kabidhumas yang mempunyai anak asuh bernama Lenora Elizabeth itu.

Lebih lanjut, kata dia, Polda Jateng ingin menjamin keamanan mahasiswa dan pelajar Papua dalam proses belajar mengajar di Jawa Tengah.

“Selanjutnya, Kita juga siap berdiskusi tentang hambatan serta harapan mereka saat studi di Jateng. Kita ingin mereka bisa aktif berinteraksi dan nyaman tinggal di Jateng sehingga akhirnya mereka bisa turut andil secara aktif dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman di Jateng,” tambahnya.

Hardiman/Red

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru