Pria Paruh Baya Ditemukan Tidak Bernyawa Di Belakang Pol Subsektor Keru

- Redaksi

Minggu, 11 September 2022 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LENSAPOLRI.COM, MATARAM NTB – awalnya anggota piket Pol Sub Sektor keru mendapat laporan dari warga setempat kemudian anggota piket Polsubsektor keru menguhugi piket Fungsi Polsek Narmada dan melakukan evakuasi terhadap penemuan mayat yang dilaporkan warga yang tinggal di wilayah hukum Polsek Narmada.

Keterangan ini disampaikan Kapolsek Narmada Kompol I Nyoman Nursanah SH., saat dikonfirmasi media ini beberapa saat setelah selesai melakukan evakuasi, (11/09).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangan nya Ia menyebutkan mayat tersebut di ketahui bernama Amaq Di, pria 62 tahun, alamat Desa Keru, Narmada, Kabupaten Lombok Barat yang ditemukan di lingkungan Dusun Keru, tepatnya Belakang Pol Subsektor Keru oleh Sairun, Pria 32 tahun alamat Dusun Keru, Narmana (Saksi I).

“Saat Saksi I Melintas di kawasan belakang Pol Subsektor Keru, tiba-tiba melihat seorang pria tua lagi telungkup,”jelasnya.

Melihat kejadian itu Kemudian Saksi I memanggil temannya bernama Zaenudin, Pria 56 tahun alamat Desa Keru Narmada (Saksi II) untuk melihat bersama-sama laki-laki tua yang sedang telungkup tersebut.

Saat tiba di TKP kedua saksi melihat pria tersebut dalam keadaan tidak bergerak sama sekali, kemudia merek melaporkan ke salah satu anggota polisi yang berada tidak terlalu jauh dari TKP.

Oleh anggota tersebut disarankan untuk segera melaporkan ke bhabinkamtibmas atau Polsek Narmada. Menerima laporan tersebut anggota piket fungsi Polsek Narmada langsung mendatangi TKP.

“Pria yang terbujur kaku tersebut selanjutnya di bawa ke Puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan secara medis oleh petugas kesehatan di puskesmas tersebut,”jelas.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan luka atau lebam pada seluruh bagian tubuh, hanya bibir yang membiru. Menurut tim kesehatan di Puskesmas Keru besar dugaan korban meninggal kekurangan oksigen, dimana korban tersebutempunyai riwayat penyakit sesak nafas.

“Saat diperiksa korban dinyatakan sudah meninggal dunia oleh petugas puskesmas, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,”ucapnya.

Atas kejadian tersebut seluruh keluarga korban menerima dengan ikhlas dan tidak ingin dilakukan outopsi, karena menurut keluarga ini sudah takdir.

(In.Lp). LENSAPOLRI

Red :: Rhamdan

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia
Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Pos Mudik dan Salurkan Bantuan Bhayangkari Peduli
Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner
Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:56 WIB

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:03 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Pos Mudik dan Salurkan Bantuan Bhayangkari Peduli

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Berita Terbaru