Korem 162/ WB Gelar Silaturahmi KBT.

- Redaksi

Kamis, 15 September 2022 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSAPOLRI.COM, MATARAM NTB – TNI tidak pernah pecah belah, TNI tetap Kokoh berdiri dan solid serta loyalitas TNI tidak pernah diragukan.

Kalimat diatas disampaikan Danrem 162/WB Birigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo. S.sos., M.M., dihadapan keluarga besar TNI NTB dalam acara Silaturahmi Komandan Korem 162/WB dengan Keluarga Besar TNI ( KBT) di Aula Soedirman Korem 162/WB, (15/09).

Silaturahmi tersebut dihadiri oleh, Danrem 162/WB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Kasrem 162, para Pasi Korem 162, Perwakilan Veteran, FKPPI serta para undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu Danrem 162/WB menyampaikan terimakasih terutama kepada Veteran yang sudah menjadi orang tua kita saat ini atas kesempatan hadir pada Silaturahmi KBT di NTB ini.

Menanggapi berita yang sempat Viral di media maupun medsos terkait perkataan yang disampaikan salah seorang anggota Dewan RI yang berinisial ES dengan mengatakan “TNI Seperti Gerombolan”,

Baca Juga :  Apel Kasatwil, Kapolri Minta Capaian Positif Penanganan Covid Dipertahankan Hingga Kebiasaan Untuk Berbuat Baik

“Sangat kami sesali, seharusnya Kata seperti ini tidak pantas untuk diucapkan oleh seorang pejabat negara ataupun pejabat perwakilan Rakyat,”ucapnya tegas.

Kita ketahui bersama bahwa TNI itu lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat. Bila ES merupakan putra dari seorang Tentara, maka seharusnya tidak perlu menyebutkan kaliimat tersebut.

“TNI ini adalah organisasi yang telah teruji, oleh sebab itu TNI harus dipertahankan keberadaannya demi dan untuk Rakyat,”ucapnya.

Perbedaan pendapat dalam suatu lembaga atau organisasi merupakan hal yang wajar, dan hal ini tidak boleh membuat ketegaran dan layalitas TNI menjadi Menurun.

Menurutnya hingga saat ini dan sampai kapanpun TNI tetap dalam keadaan kokoh. Karena hanya satu, TNI itu harus Legowo dan Loyalitas tinggi terhadap organisasi.

Baca Juga :  Kapolres Jakarta Barat Kembali Blusukan Ke Pemukiman

Lanjutnya Hubungan TNI antar lembaga manapun sampai saat ini tetap solid, terlihat dari sinergitas yang terbangun selama ini, baik dengan Polri, Sesama TNI, Lembaga / instansi serta masyarakat.

“Kami berharap jangan sampai hal semacam ini akan menimbulkan perpecahan dalam tubuh organisasi, terlebih kurang lebih setahun lagi kita akan masuk kepada tahun politik dimana masyarakat harus berada dalam situasi yang harus berbeda antara satu dan lainnya,”jelasnya.

“Oleh karenanya kepada seluruh KBT pelihara silaturahmi dengan baik, tanamkan dihati kita semua agar keberadaan TNI tetap Kokoh demi Masyarakat Indonesia,”tutupnya.

Sementara itu Ketua Legiun Vetran Republik Indonesia (LVRI) NTB Brigjen TNI Pur. Abdul Kadir menyampaikan rasa syukur atas penyelenggaraan acara silaturahmi Keluarga Besar TNI.

Baca Juga :  Polsek Palmerah Memberikan Sembako Kepada Warga Yang Terpapar Covid-19

Kita berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar TNI sehingga kita semua dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya.

“Saya merasa berbahagia bisa hadir disini, karena merupakan perhatian yang tinggi dari TNI kepada kami veteran,”ucapnya.

“Intinya TNI Kokoh, karena kita Kompak,”imbuhnya.

Terkait Berita ES yang sempat viral, senada dengan Danrem162, ketua Viteran juga menyesalkan ucapan yang dikatakan oleh seorang anggota dewan.

Namun demikian lanjutnya, semoga keadaan ini tidak membuat kita menjadi bercerai berai. KBT harus tetap Kompak.

“Kerjasama yang terbangun baik antara TNI dan seluruh lapisan masyarakat serta dengan semua stekholder yang ada tetap terus terjalin dengan baik, karena semuanya demi kepentingan masyarakat, negara dan bangsa,”tutupnya.

(InDra.Lp). LENSAPOLRI

Red — Rhamdan

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:16 WIB

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terbaru