Kepala Desa Se Kabupaten Jepara Study Tiru Ke Provinsi Bali dan Ini Penjelasan Kadinsospermades

- Redaksi

Kamis, 28 September 2023 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensapolri.com, Jepara – Dalam rangka peningkatan kapasitas dan kemampuan ESDM aparatur pemerintah desa melaksanakan kegiatan Study tiru atau Study Banding Ke Bali, kegiatan tersebut diwacanakan akan diikuti seluruh Kepala Desa/Petinggi Se Kabupaten Jepara Jawa Tengah, dan akan berangkat sekitar pukul : 06.00 WIB, pada hari Jumat tanggal : 29 September 2023 besok.

Pada Media lensapolri.com, Edy Marwoto selaku Kepala Dinsospermades Jepara mengatakan, bahwa kegiatan study tiru itu bertujuan untuk pelaksanaan transaksi non tunai di desa ( CMS ), dan tujuannya di Provinsi Bali.

Kenapa harus ke Bali yang dipilih,
“Karena satu satunya Provinsi yang sudah menggunakan Siskeudes Link,” kata Edy. Kamis, (28/9/2023).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Edy Marwoto menambahkan, terkait untuk pembiayaan itu menggunakan anggaran Perjalanan dinas / Operasional dari Kepala Desa/Petinggi di masing masing desa dan dianggarkan dari APBDes tahun 2023 ini.

“Sedangkan kegiatan itu mengacu dan menindaklanjuti surat Kementerian Dalam Negeri yang bernomor : 100.3.3.3/2890/BPD, tentang pelaksanaan transaksi keuangan non tunai di Desa.

Dan surat edaran Gubernur Jawa tengah bernomor : 140.0/1523, yang tertanggal 3 Agustus 2023 perihal Implementasi transaksi non tunai pada Pemerintah Desa, terang Edy Marwoto.

Sementara menurut ketua panitia keberangkatan Study tiru ke Bali, Petinggi Desa Bangsri Sunaryo menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan di desa Bandengan kemarin bersama Sekda Jepara.

Dan hal itu juga sudah kami koordinasikan dengan beberapa pihak seperti inspektorat serta lainnya, karena sesuai dengan kebutuhan serta kesulitan yang dialami oleh pemerintah desa. Sehingga dibutuhkan komunikasi dan mintak petunjuk keberbagai pihak, dengan regulasi yang jelas seperti ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri, ucapnya melalui Chat WhatsApp saat dikonfirmasi.

Masih kata Sunaryo, “Sehingga kenapa kita melakukan pelatihan tersebut ke Bali, karena Bali merupakan satu satunya Provinsi yang sudah menjalankan pelaksanaan transaksi non tunai di Desa (CMS),”

“Dengan adanya pelatihan itu diharapkan mampu untuk meningkatkan pengetahuan dan bisa mengatasi tingkat kesulitan mengenai (CMS) selama ini,” tandasnya.

(Yusron)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia
Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Pos Mudik dan Salurkan Bantuan Bhayangkari Peduli
Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner
Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:56 WIB

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:03 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Pos Mudik dan Salurkan Bantuan Bhayangkari Peduli

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:59 WIB

Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Berita Terbaru