Tokoh Pemuda Jakarta Barat Tantang 3 Paslon Gubernur untuk Kembangkan Budaya Betawi

- Redaksi

Minggu, 6 Oktober 2024 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Umar Abdul Aziz, tokoh muda dari Jakarta Barat, mengajak tiga pasangan calon Gubernur DKI Jakarta untuk membuktikan komitmen mereka dalam mengembangkan dan melestarikan budaya Betawi. Ajakan ini disampaikannya jelang debat perdana Pilkada DKI 2024.

Menurut Umar, budaya Betawi harus menjadi bagian integral dari visi dan misi para calon, mengingat perannya yang penting dalam kearifan lokal Jakarta. Selain itu, ia menyoroti perlunya langkah nyata dalam melindungi keberadaan masyarakat Betawi yang kian terpinggirkan, serta mengajak calon pemimpin untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan budaya seperti Lenong dan Ondel-Ondel.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tantangan tersebut Umar sampaikan kepada tiga pasangan calon: Ridwal Kami-Suswono, Pramono Agung-Rano Karno, dan Dharma Pangrekun-Kun Wardana. Dalam keterangannya, Umar menekankan bahwa visi misi yang dibawa ketiga pasangan calon tidak hanya harus mencakup pembangunan infrastruktur atau ekonomi, namun juga kebijakan nyata terkait pelestarian budaya Betawi yang semakin tergerus oleh modernisasi dan globalisasi. “Jangan sampai setelah terpilih, promosi budaya Betawi menjadi kendor. Apalagi jika sudah ada undangan untuk kegiatan budaya, malah tidak hadir,” ujar Umar pada Sabtu (5/10/2024).

Baca Juga :  Kebakaran terjadi di PT. SMI, 2 Korban Alami Sesak Napas

Menurutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih nantinya tidak boleh hanya fokus pada pembangunan kawasan pusat, seperti Sudirman dan Istana Merdeka, tapi juga perlu memperhatikan wilayah-wilayah lain di Jakarta, termasuk wilayah Barat dan Utara yang menurutnya masih memerlukan perhatian lebih besar. Di wilayah-wilayah tersebut, banyak sekali potensi budaya Betawi yang membutuhkan dukungan agar tidak hilang tergerus perubahan zaman.

“Budaya Betawi adalah kearifan lokal yang menjadi kekayaan Jakarta. Namun sayangnya, semakin lama semakin terpinggirkan,” tambah Umar.
Ia meminta komitmen dari ketiga paslon untuk mengatasi masalah ini dengan program-program yang nyata dan tidak hanya sekadar janji saat kampanye. Umar juga menyentil mengenai kesejahteraan masyarakat Betawi, terutama para seniman dan pekerja budaya Betawi yang kerap terlupakan.

Baca Juga :  Polres Majalengka Gelar Baksos Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 77 di Desa Tajur

Salah satu bentuk dukungan konkret yang ia sebutkan adalah keterlibatan langsung dari calon pemimpin dalam kegiatan budaya Betawi.
“Saya tantang mereka untuk hadir dan bahkan ikut bermain dalam pentas Lenong, salah satu kesenian tradisional Betawi yang perlu dilestarikan. Begitu juga dengan ikon Betawi seperti Ondel-Ondel, yang sayangnya kini lebih sering digunakan untuk mengamen. Ondel-Ondel harus dikembalikan ke tempat yang semestinya, menjadi simbol budaya yang dihormati,” tutup Umar.

Debat yang akan berlangsung pada Minggu (6/10) ini diprediksi akan menjadi ajang adu gagasan yang sengit, dengan ketiga pasangan calon yang sudah mempersiapkan strategi dan program-program unggulan mereka untuk menarik simpati masyarakat. Masyarakat Betawi, khususnya, tentu berharap bahwa isu-isu budaya yang mereka hadapi akan mendapat perhatian lebih dan menjadi salah satu prioritas dalam kepemimpinan mendatang. ( * )

Berita Terkait

Simulasi Pemilu Di Jakbar, Sinergi Polri KPU dan Bawaslu Sambut Pilkada 2024
Sinergi Bea Cukai dan Polri Kembali Ungkap Clandestine Lab Jaringan Tiongkok di Bali
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Peredaran 7 Juta Batang Rokok Ilegal melalui Tanjung Perak
Bank Aceh Salurkan Rp70 Miliar Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya hingga November 2024November 2024
Dukung Ketahanan Pangan Lapas Pancur Batu Gelar Penaburan 2500 Ekor Benih Ikan Mas
Kanwil Kumham Sumut Tandatangani Nota Kesepahaman Bersama Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan
KICK OFF MEETING PELAKSANAAN AUDIT TRANSISI KEMETERIAN HUKUM DAN HAM
Kolaborasi DJKI, Kokek Consulting, dan Kemenkumham Sumut Gelar Survei IKM untuk Peningkatan Kualitas Layanan KI di Sumut
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 November 2024 - 16:20 WIB

Simulasi Pemilu Di Jakbar, Sinergi Polri KPU dan Bawaslu Sambut Pilkada 2024

Rabu, 20 November 2024 - 23:07 WIB

Sinergi Bea Cukai dan Polri Kembali Ungkap Clandestine Lab Jaringan Tiongkok di Bali

Rabu, 20 November 2024 - 03:06 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Peredaran 7 Juta Batang Rokok Ilegal melalui Tanjung Perak

Rabu, 20 November 2024 - 00:07 WIB

Bank Aceh Salurkan Rp70 Miliar Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya hingga November 2024November 2024

Selasa, 19 November 2024 - 18:37 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Lapas Pancur Batu Gelar Penaburan 2500 Ekor Benih Ikan Mas

Berita Terbaru

Berita Polres

Samapta Polsek Mengwi Imbau Pedagang Pasar Tradisional

Kamis, 21 Nov 2024 - 11:15 WIB