Dianggap Tidak Proporsional, Penyidik dari Polsek Grogol Petamburan Dilaporkan ke Paminal

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JAKARTA, Lensapolri.com – Dianggap tidak profesional, penyidik dari Polsek Grogol Petamburan dilaporkan ke Paminal Polres Metro Jakarta Barat. Hal tersebut disampaikan pendamping pelapor Iwan Tahapary ke Lensapolri.com, Rabu (8/10/2025) di halaman Polres Metro Jakarta Barat.

‎Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan yang terjadi Jalan di Tubagus Angke Grogol Petamburan Jakarta Barat sekitar bulan lalu.

‎Dalam laporannya, Iwan Tahapary yang mendampingi Dinda istri salah satu pelaku inisial (I) mengatakan bahwa pihak polsek terindikasi tidak profesional dalam hal ini penyidik yang menangani kasus pengeroyokan tersebut.

‎“Terkesan pihak penyidik menghambat kesepakatan perdamaian antara yang diduga pelaku dengan korban. Padahal sudah ada rencana kesepakatan kedua belah pihak,” ujarnya.

‎Menurut Iwan dari tata cara penangkapan tidak melalui prosdural dan lagi terkesan menghambat proses perdamaian.

‎“Waktu penangkapan tidak membawa surat tugas, dan setelah dibawa ke polsek besok/lusanya baru surat tugasnya diberikan pada pihak keluarga korban,” ujarnya..

‎“Untuk itu pihak keluarga pelaku meminta untuk didampingi membuat laporan ke paminal,” katanya.


‎Sementara itu, Dinda menginginkan kejadian ini menjadi pelajaran dan berharap ada perdamaian secara kekeluargaan sehingga suaminya bisa pulang dan mencari nafkah.

‎“Harapan saya pihak kepolisian dapat menjembatani perdamaian itu dan suami saya bisa pulang dan mengajak lagi untuk mencukupi hidup,” harapnya.

‎Sementara Polsek Grogol Petamburan saat dikonfirmasi, salah satu anggota SPKT menjelaskan, bahwa kapolsek dan jajaran lagi ada kegiatan di luar.


‎“Maaf bang, Kapolsek sama jajaran lagi ada kegiatan di luar,” ucapnya.

‎Profil Terduga Pelaku

‎Terduga pelaku bekerja sebagai ojek online, dia memiliki penghasilan rendah dan harus mencukupi kebutuhan istri dan tiga anaknya. Sementara dalam keadaan sang suami ditahan di Polsek Grogol Petamburan, Dinda harus menghidupi anak-anaknya. Yang mana salah satu anaknya masih berobat jalan terkait penyakit jantung yang dideritanya.

(Shadewa)

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: “Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial”
Sigap Saat Warga Jiung Tertimpa Musibah, Tim Yayasan Siaga Bencana Inti Turun Langsung Bawa Bantuan
Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
Jalan Lenteng Agung Amblas dengan lubang Menganga, Kemacetan Panjang Arah Depeok
BNN Tegaskan Pecandu Narkoba yang Lapor Sukarela untuk Rehabilitasi Tidak Dipenjara
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
Majelis Riyadhoh Arrifaiyyah dan SABATIN Gelar Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Berita ini 178 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:50 WIB

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: “Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial”

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sigap Saat Warga Jiung Tertimpa Musibah, Tim Yayasan Siaga Bencana Inti Turun Langsung Bawa Bantuan

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:13 WIB

Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:58 WIB

Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:15 WIB

Jalan Lenteng Agung Amblas dengan lubang Menganga, Kemacetan Panjang Arah Depeok

Berita Terbaru