Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Grebek di Tangerang, Ratusan Pil Disita Polisi

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, LENSA POLRI — Perang terhadap peredaran obat keras ilegal terus digencarkan. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat menindak laporan masyarakat dengan meringkus dua pengedar obat daftar G dalam operasi terukur di dua lokasi berbeda.

Dua pelaku berinisial ZF (28) dan DI (42) tak berkutik saat diamankan petugas pada Kamis, 2 April 2026. Penangkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menutup ruang gerak peredaran obat berbahaya yang kian meresahkan masyarakat.

ZF ditangkap di kawasan Jalan Raya Tanjung Pasir, Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang sekitar pukul 18.30 WIB. Dari tangan pelaku, polisi menyita 115 butir Tramadol, 96 butir Hexymer, uang tunai Rp220.000, serta satu unit ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berselang lama, petugas kembali mengamankan DI di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang sekitar pukul 20.30 WIB. Dari lokasi ini, diamankan 95 butir Tramadol dan uang tunai Rp80.000 hasil penjualan.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, Arnold Julius Simanjuntak, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi warga yang resah dengan maraknya peredaran obat keras ilegal.

“Informasi masyarakat kami tindak lanjuti dengan penyelidikan intensif. Setelah target dipastikan, anggota langsung bergerak dan mengamankan pelaku berikut barang bukti,” tegasnya.

Kedua pelaku kini dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan (3) serta/atau Pasal 436 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Mereka terancam hukuman penjara hingga 12 tahun.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran obat ilegal tanpa kompromi.

“Tidak ada ruang bagi pengedar obat keras ilegal di wilayah kami. Ini komitmen kami menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat,” tegasnya.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota. Polisi juga tengah mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan peredaran yang lebih luas.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan melalui call center Polri 110 atau kepada aparat setempat. Peran aktif warga dinilai krusial dalam memutus mata rantai peredaran obat berbahaya.

Red. Dhani

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bhabinkamtibmas Jelambar Sosialisasi Pengolahan Sampah
Wakapolres Jakbar Ingatkan Personel Polsek Metro Tamansari Jauhi Pelanggaran dan Narkoba
Curi Motor di Halaman Rumah, Pelaku Dibekuk Buser Polsek Kalideres
Polsek Kalideres Ringkus Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Berkedok Warung Sembako
Kisah Haru Korban Begal Ucap Terima kasih, Polisi Tambora Hadir Beri Rasa Aman dan Temukan Motor Korban
Anak Tiri Diduga Habisi Nyawa Ibu di Binong, Pelaku Positif Narkoba
Respons Cepat Layanan 110, Polisi Amankan Pelaku Penjual Obat Terlarang Berkedok Toko Ikan Hias
Aksi Tawuran Viral Terungkap, 3 Remaja Diamankan Polsek Metro Tamansari, Satu Positif Narkoba
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bhabinkamtibmas Jelambar Sosialisasi Pengolahan Sampah

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:42 WIB

Wakapolres Jakbar Ingatkan Personel Polsek Metro Tamansari Jauhi Pelanggaran dan Narkoba

Senin, 4 Mei 2026 - 13:05 WIB

Polsek Kalideres Ringkus Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Berkedok Warung Sembako

Sabtu, 25 April 2026 - 20:34 WIB

Kisah Haru Korban Begal Ucap Terima kasih, Polisi Tambora Hadir Beri Rasa Aman dan Temukan Motor Korban

Senin, 20 April 2026 - 16:05 WIB

Anak Tiri Diduga Habisi Nyawa Ibu di Binong, Pelaku Positif Narkoba

Berita Terbaru