Forkompimda Jatim Dampingi Presiden RI Ground Breaking Pembangunan Smelter PT.Freeport Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 19 Maret 2022 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik : Lensa Polri

Forkopimda Jawa Timur dampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju, melakukan kunjungan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Manyar, pada Selasa (12/10/2021).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, mendampingi Presiden RI Jokowi bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, diantaranya Menko Perekonomian, Menteri BUMN, Menteri Perindustrian, Menteri ESDM dan Menteri Sekretaris Kabinet, melaksanakan ground breaking pembangunan smelter PT. Freeport Indonesia, dikawasan KEK Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi mengatakan. Negara kita Indonesia memiliki cadangan tembaga yang sangat besar, masuk dalam kategori 7 negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia.

“Ini yang banyak kita tidak tahu. Potensi yang sangat besar ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi kita. Jangan sampai kita memiliki tambang, kita memiliki konsentrat. Smelternya, hilirisasinya ada di negara lain,” tandasnya Presiden Jokowi saat membuka ground breaking pembangunan smelter di KEK Geresik.

Baca Juga :  Rakor Lintas Sektoral, Kapolda Sulteng : Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Lanjut Presiden Jokowi mengatakan. Inilah kenapa smelter PT Freeport ini dibangun dalam negeri, yaitu di Gresik, Provinsi Jawa Timur. Karena itu pemerintah ini adalah sebuah kebijakan strategis terkait dengan industri tambang tembaga setelah kita Menguasai 51% saham Freeport dan saat itu juga kita mendorong agar Freeport membangun smelter di dalam negeri.

“kita ingin nilai tambah itu ada di sini. Tadi disampaikan Pak Menteri bahwa ini dalam masa konstruksi saja akan ada 40.000 tenaga kerja bisa bekerja, artinya yang terbuka lapangan pekerjaan ini akan banyak sekali di Kabupaten Gresik dan di Provinsi Jawa Timur. Belum nanti kalau sudah beroperasi. Dengan membangun smelter di dalam negeri maka akan memperkuat hilirisasi industri,” paparnya.

Baca Juga :  Rakor Kesiapan Pawai Ogoh-Ogoh Dan Hari Raya Nyepi, Kabag Ops Polresta Mataram Paparkan Rencana Pengamanan

“Saya akan perintah satu per satu perusahaan apa pun, swasta maupun BUMN, yang berkaitan dengan tambang minerba, untuk masuk ke hilirisasi. untuk apa? Sekali lagi agar komoditas kita lebih tinggi nilainya. Tidak kirim mentah, tidak kirim dalam bentuk roll material. Memberikan nilai tambah bagi negara. Artinya akan memberikan income yang lebih tinggi kepada negara. Kemudian menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, ini gol yang penting bagi rakyat, dan tentu saja membuat bangsa kita semakin mandiri, semakin maju,” lanjut Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menjelaskan, smelter yang akan dibangun ini dengan desain single line, ini terbesar di dunia. Karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

“Bisa bayangkan 1,7 juta ton itu kalau dinaikkan truk yang kecil itu, itu biasanya bisa ngangkut 3 sampai 4 ton. Berarti berapa truk yang akan berjejer di sini. Kalau tiga ton isinya 3 ton saja 1 truk kecil itu. Itu berarti ada 600 ribu truk di sini, bayangkan gede sekali atau 480.000 ton logam tembaga,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolri Tekankan Sinergitas TNI, Polri dan Media Sukseskan Event Nasional dan Internasional

“Saya berharap kehadiran PT Freeport Indonesia di kawasan ekonomi khusus ini, akan menjadi daya tarik bagi industri-industri lain untuk masuk ke KEK Gresik ini. Khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi di sini,” harapnya presiden Jokowi.

Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh agar iklim investasi kita semakin baik. Infrastrukturnya terus akan didukung, kemudahan dan kepastian berusaha akan didukung, kemudian ketersediaan SDM sesuai dengan kebutuhan industri juga nanti pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten juga ikut mendukung agar KEK Gresik ini semakin maju, dan Indonesia akan semakin diminati sebagai tujuan investasi. (IM)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Metro Tamansari Ungkap Peredaran Sabu di Tambora, Tiga Orang Diamankan
Lagi Makan diwarteg Kunci Tertinggal, Pelaku Ini Bawa Motor Diringkus Polsek Kalideres
Polda Jabar Bongkar Dugaan Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung, 600 Ribu Butir Disita
Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sergai Lakukan Bedah Rumah Seorang Bilal Mayat di Perbaungan
Terungkap, Terduga Pelaku Pencurian iPhone dan Laptop di Tambora Ditangkap Dibekasi
Aksi Curi Motor di Basement Apartemen Mediterania Terungkap, Polsek Tamansari Amankan Terduga Pelaku
Baru Sehari Bekerja, Wanita Apoteker Ini Ditangkap di Jawa Tengah, Gasak Uang Rp20 Juta dan iPhone di Apotek Jakbar
HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Polsek Metro Tamansari Ungkap Peredaran Sabu di Tambora, Tiga Orang Diamankan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Lagi Makan diwarteg Kunci Tertinggal, Pelaku Ini Bawa Motor Diringkus Polsek Kalideres

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Polda Jabar Bongkar Dugaan Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung, 600 Ribu Butir Disita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sergai Lakukan Bedah Rumah Seorang Bilal Mayat di Perbaungan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Terungkap, Terduga Pelaku Pencurian iPhone dan Laptop di Tambora Ditangkap Dibekasi

Berita Terbaru