Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, LENSA POLRI – Proyek galian kabel bawah tanah di Jalan Raya Kamal, Tegal Alur, Jakarta Barat, terus dikeluhkan pengguna jalan dan warga setempat. Keberadaan proyek ini membuat kemacetan panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, Sabtu (21/2/2026).

Kondisi arus lalu lintas kian semrawut menjelang sore. Selain bertepatan dengan jam pulang kerja, kepadatan juga dipicu oleh banyaknya masyarakat yang melakukan aktivitas.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poto istimewa : kemacetan panjang dari arah cengkareng dan kamal

Pedagang dan Pengguna Jalan mengeluh

Dampak dari proyek ini tidak hanya dirasakan oleh pengendara, tetapi juga para pemilik usaha di bahu jalan. Yanto (47), salah seorang pemilik toko di area terdampak, mengaku mengalami penurunan pendapatan secara drastis sejak proyek dimulai.

“Semenjak ada galian tanah di depan toko, banyak pelanggan yang tidak jadi mampir karena macet parah tepat di depan toko saya tanah galian juga brantakan, Akses masuk pun jadi sulit,” keluh Yanto saat ditemui di lokasi, Sabtu sore 21/02/26.

Poto istimewa : galian tidak ada penutup yang peng akibatkan tanah berceceran

Ceceran Tanah yang Membahayakan pejalan kaki dan pengendara motor, tumpukan material dan tanah sisa galian yang berserakan di badan jalan menambah keruwetan lalu lintas. Selain mempersempit ruang jalan, tanah tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat cuaca tidak menentu yang dapat membuat jalanan menjadi licin.

Warga dan pengguna jalan mendesak pihak pelaksana proyek untuk segera melakukan pembersihan sisa material secara rutin agar tidak mengganggu kenyamanan publik.

Desakan
Masyarakat Tegal Alur berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksana proyek galian di Jalan Raya Kamal.

“Kami meminta pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas dan menegur pelaksana proyek. Jangan sampai pengerjaan ini berlarut-larut tanpa memperhatikan dampak sosial dan ekonomi bagi warga sekitar,” pungkas warga setempat.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
Jalan Lenteng Agung Amblas dengan lubang Menganga, Kemacetan Panjang Arah Depeok
BNN Tegaskan Pecandu Narkoba yang Lapor Sukarela untuk Rehabilitasi Tidak Dipenjara
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
Majelis Riyadhoh Arrifaiyyah dan SABATIN Gelar Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Lensa Polri Resmikan Kantor Baru, Perkuat Komitmen Sajikan Informasi Cepat dan Berimbang
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:13 WIB

Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:58 WIB

Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:15 WIB

Jalan Lenteng Agung Amblas dengan lubang Menganga, Kemacetan Panjang Arah Depeok

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:11 WIB

BNN Tegaskan Pecandu Narkoba yang Lapor Sukarela untuk Rehabilitasi Tidak Dipenjara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:10 WIB

150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri

Berita Terbaru