Pedagang Pasar Mingguan Sisakan Sampah Berserakan di Jalan Kali Baru Timur Kapuk Buat Geram Warga

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang di Jalan Kali Baru Timur Kapuk mulai menggelar dagangan di depan taman yang sudah di pasang spanduk larangan berjualan oleh pihak kelurahan kapuk

Pedagang di Jalan Kali Baru Timur Kapuk mulai menggelar dagangan di depan taman yang sudah di pasang spanduk larangan berjualan oleh pihak kelurahan kapuk

JAKARTA, LENSAPOLRI — Pasar malam yang rutin digelar setiap Minggu sore hingga malam di Jalan Kali Baru Timur, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dikeluhkan warga karena kerap meninggalkan sisa sampah yang berserakan di badan jalan.

Warga sekitar, Iw, mengaku sudah geram dengan aktivitas pedagang pasar malam serta pola pembersihan sampah yang dinilainya dilakukan asal-asalan oleh petugas kebersihan.

“Saya sudah geram ,bosan. Sebagai warga yang tinggal di pinggir jalan ini, rasanya tidak pernah dihargai. Setiap pagi saya di suguhkan pemandangan sampah berserakan di depan tempat tinggal saya, pengurus RW dapat duit, kami yang terdampak,” katanya (26/1/2026).

Menurut dia, selama ini warga tidak pernah mempermasalahkan keberadaan pedagang. Namun, alasan pasar malam sebagai hiburan warga dinilai tidak tepat karena berjualan di jalan umum dan tidak bersifat nasional.

“Kalau dibilang hiburan warga, warga yang mana? Saya yang tinggal di sini saja tidak pernah dimintai izin, malah terganggu. Mereka seolah merasa berkuasa, padahal jelas berjualan di jalan raya melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Perda DKI,” ujarnya dengan nada kesal.

Sisa sampah pedagang pasar malam


Ia berharap pemerintah Kelurahan Kapuk tidak menutup mata dan segera bertindak tegas. Ia menilai aktivitas pasar malam di ruas jalan tersebut sudah berlangsung lama tanpa penertiban yang jelas.

Selain menimbulkan persoalan kebersihan, keberadaan pasar malam juga mengganggu akses jalan utama warga. Tak hanya itu, pagar taman di lingkungan sekitar dilaporkan kerap rusak, diduga akibat digunakan sebagai sandaran barang dagangan para pedagang.

Meski berbagai keluhan telah disampaikan, hingga kini belum terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah kelurahan untuk menertibkan aktivitas pasar malam tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Pihak Kelurahan Kapuk belum dimintai konfirmasi kendati demikian. Awak media akan berupaya mendapatkan keterangan resminya.

(Red)

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
Jalan Lenteng Agung Amblas dengan lubang Menganga, Kemacetan Panjang Arah Depeok
BNN Tegaskan Pecandu Narkoba yang Lapor Sukarela untuk Rehabilitasi Tidak Dipenjara
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
Majelis Riyadhoh Arrifaiyyah dan SABATIN Gelar Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Lensa Polri Resmikan Kantor Baru, Perkuat Komitmen Sajikan Informasi Cepat dan Berimbang
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:13 WIB

Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:58 WIB

Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:15 WIB

Jalan Lenteng Agung Amblas dengan lubang Menganga, Kemacetan Panjang Arah Depeok

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:11 WIB

BNN Tegaskan Pecandu Narkoba yang Lapor Sukarela untuk Rehabilitasi Tidak Dipenjara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:10 WIB

150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri

Berita Terbaru