Jelang Hari Polwan Ke 74, Sekolah SMA dan SMK di Sragen Terima Program Police Goes To School, Stop Narkoba

- Redaksi

Rabu, 10 Agustus 2022 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Hari Polwan Ke 74, Sekolah SMA dan SMK di Sragen Terima Program Police Goes To School, Stop Narkoba

POLRES SRAGEN – Lensapolri. Com — Menyambut Hari jadi Ke 74, Polisi Wanita (Polwan) Polres Sragen menyapa siswa siswi SMA Negeri 3 Sragen dan SMK Sukowati Sragen, melalui program Polwan Goes To School.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Sragen AKP Rini Pangestuti bersama sama team Polwan Polres Sragen, dalam kegiatan sosialisasi cegah cyberbullying, cerdas bermedia sosial serta pencegahan peredaran Narkoba dan obat obatan keras lainnya.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Rini mengatakan bahwa selain dalam rangka menyambut Hari Jadi Polwan ke 74 oleh Polwan seluruh Indonesia, kegiatan ini pula merupakan kegiatan untuk mencegah terjadinya berbagai masalah anak, utamanya di lingkungan sekolah.

Para peserta sosialisasi terdiri dari siswa siswi seluruh perwakilan kelas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Baca Juga :  PN Simalungun dan PTPN IV Diduga Rampas Tanah Rakyat Desa Bahkisat

Program Police Goes To School ini membahas tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba yang disampaikan oleh AKP Rini, sedangkan Stop Cyberbullying disampaikan oleh Ipda Dwi Ida Susiani serta cerdas bermedia sosial oleh Aipda Lisa Megawati.

 

AKP Rini menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkotika dan mengingatkan para siswa untuk menjauhi segala bentuk narkotika karena akan menghancurkan masa depan mereka.

“ lebih baik jangan mengenal, karena kalau sudah mengenal akan sulit melupakannya. Itu filosofi bila kita terjerat Narkotika. Saat seseorang sudah terjerat Narkotika, maka untuk terbebas dari Narkoba itu sulit. Awalnya korban mendapatkannya dengan gratis, namun setelahnya, mereka harus membayar dengan harga yang tidak murah, “ tandas Rini.

“Resiko terhadap ancaman hukumannya juga tidak ringan. Seorang pelajar bila terjerat penyelahgunaan narkoba dipastikan akan dikeluarkan dari sekolahnya, selain pula harus berhadapan dengan hukum. Itu sayang sekali, “ tambah Rini.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Jamin Keamanan Gelaran Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan Solo

Sementara Ipda Dwi Ida menjelaskan bahwa cyberbullying di lingkungan sekolah atau disebut perundungan dilingkungan sekolah, menggunakan media telekomunikasi seperti internet dan telepon, biasanya dilakukan oleh pihak yang memiliki kekuasaan kepada yang dianggap lemah. Misal, senior kepada junior atau anak populer kepada yang kurang populer di lingkungan sekolah.

Dia berharap, siswa siswi bisa membangun kondisi dan situasi yang lebih baik, bebas bully, dengan bisa bersikap dan merespon yang lebih bijaksana. Bahwa Bully bisa memiliki dampak secara mental, emosional dan fisik, yang kesemuanya akan mengakibatkan rasa malu, kesal bahkan berakibat pada keadaan psycologis yang kurang baik bagi korban Bully.

Dia juga mengimbau kepada para siswa siswi bila mana ada kasus tersebut, mereka berani melaporkannya ke Polres Sragen.

“Kami akan merespon dan melakukan penyelidikan. Tidak perlu takut melapor ke Polres Sragen, “ ujarnya.

Baca Juga :  Pengguna Jasa Rugi Jutaan Rupiah, ID Express Dinilai Abaikan Tanggung Jawab

Dalam kesempatan ini pula, para siswa juga diberikan trik menggunakan media sosial yang aman, antara lain bijak dalam membuat konten atau memilih foto yang akan di posting. Selain itu pula, berhati hati dalam memberi komentar di media sosial, harus bijak.

Hal itu seperti disampaikan Aipda Lisa megawati dalam sosialisasnya. Dia juga mensuport para siswa siswi agar tidak aneh aneh saat bermedia sosial.

“ saat berinterkasi melalui media sosial, kita harus cerdas. Ingat saat ini sudah ada undang undang yang mengatur atau menjerat, yakni dasar hukum yang mengatur seputar informasi dan transaksi elektronik, perlindungan terhadap anak serta pornografi, “ kata Mega.

Disesi akhirnya, Mega juga mengimbau para pelajar untuk mewaspadai kejahatan online, perilaku pedofil online, Child Grooming, sextortion, Love Scam, SiberBullyng, dan tak kalah penting penipuan online.

Rep. :: Vio Sari
Red :: Rham
(Sumber Humas Polres Sragen)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

59 Anggota Polres Bangli Terima Kenaikan Pangkat, Kapolres Tegaskan Tanggung Jawab Tugas Semakin Besar
Beri Rasa Aman Kepada Wisatawan, Pawas Bersama Anggota sambangi Obyek Desa Wisata Penglipuran
Bhabinkamtibmas Atensi Pendataan Penduduk Pendatang di Desa Bunutin
Bhabinkamtibmas Desa Peninjoan Hadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah
Polres Bangli Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Empat Pejabat Utama
Polsek Kintamani Laksanakan Pengamanan Sholat Jumat di Masjid Al – Muhajirin Kintamani
Personel Pos Pam Ulundanu Pastikan Keamanan dan Kelancaran Persembahyangan di Pura Ulun Danu
Personil Opsnal dan Polsubsektor Tanah Lot Melaksanakan Penjagaan dan Patroli di Kawasan DTW
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:50 WIB

59 Anggota Polres Bangli Terima Kenaikan Pangkat, Kapolres Tegaskan Tanggung Jawab Tugas Semakin Besar

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:43 WIB

Beri Rasa Aman Kepada Wisatawan, Pawas Bersama Anggota sambangi Obyek Desa Wisata Penglipuran

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:40 WIB

Bhabinkamtibmas Atensi Pendataan Penduduk Pendatang di Desa Bunutin

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:34 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Peninjoan Hadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:28 WIB

Polres Bangli Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Empat Pejabat Utama

Berita Terbaru