Cerita soal Irjen Slamet Uliandi, Polisi Inovatif di Balik SuperApps Polri

- Redaksi

Sabtu, 30 April 2022 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Lensapolri.Com –Kepala Divisi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK) Polri Irjen Slamet Uliandi diusulkan oleh pembaca detikcom, Indarto, menjadi kandidat penerima Hoegeng Awards 2022. Dalam formulir online di tautan https://dtk.id/hoegengawards, Indarto menyebut Slamet sebagai komandan inovatif, dan secara fundamental mampu membuat Polri melayani masyarakat lebih baik.

Begini cerita Indarto soal sosok Slamet Uliandi, yang dilihat detikcom pada formulir online, Rabu (27/4/2022):

Beliau pimpinan yang sangat loyal kepada Negara dan Polri. Segalanya dikorbankan demi kemajuan dan kebaikan Polri. Inovasi dan ide beliau sangat fundamental dan strategis bagi Polri ke depan. Walaupun ide tersebut mungkin tidak populer dan berpotensi membuat dirinya dimusuhi, tapi tidak dirisaukan sepanjang ide tersebut untuk kebaikan Polri. Bagi saya orang hebat adalah orang yang mempunyai ide strategis yang baik, tapi orang yang luar biasa adalah orang yang memiliki ide strategis, dan mampu mengaktualisasikan ya. Beliau masuk dalam kriteria ini.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu saya di Bareskrim, juga di Tipidkor 6 tahun lalu juga bertemu lagi dengan beliau. Kami sudah dengar beliau dalam konteks integritas itu lebih menonjol daripada yang lain. Kemudian kami bertemu lagi di Posko Presisi, saya menjadi lebih tahu dan sisi menonjolnya lebih kelihatan. Dalam arti tidak hanya integritas, tapi pengorbanannya, dedikasinya kepada Polri dan inovasinya,” sambung Indarto.

Indarto, yang saat ini menjabat sebagai Kabag Administrasi Penyidikan Biro Wassidik, mengatakan tak semua orang memiliki pemikiran seinovatif Slamet. Contoh nyatanya, sambung Indarto, soal SuperApps Presisi, aplikasi yang akan menggabungkan fitur-fitur pelayanan fundamental Polri.

“Tidak semua orang memiliki pemikiran semaju beliau. Nah dalam konteks ini mengenai satu data, single data Polri, dan Big Data Polri memang ini tak bisa diklaim juga semata-mata usulnya Pak Slamet, tetapi ide itu bersama-sama,” ungkap Indarto.

“Penekanan saya, ide itu oleh Pak Slamet secara konsisten dirawat, lalu dibuat suatu konsep yang konkret, lalu diimplementasikan dengan segala risikonya. Bagi saya, orang hebat bukan orang yang punya ide, tapi orang yang memiliki ide dan mengaktualisasikannya. Jadi Pak Slamet itu mengembangkan ide dengan menyusun konsep konkretnya,” lanjut Indarto.

Berdasarkan informasi yang didapatkan redaksi dari DIV TIK Polri, dengan SuperApps Presisi Polri ini, aplikasi yang ada di Polri kini akan menjadi terpusat, tidak lagi berada di masing-masing unit. Data-data yang selama ini tersebar di berbagai tempat pun akan dihimpun dan diintegrasikan dalam satu wadah.

Dulunya sebelum ada SuperApps ini, berbagai macam aplikasi yang ada di Polri cukup banyak dan memiliki potensi duplikasi fungsi. Kini selain diintegrasikan jadi satu wadah SuperApps, penyimpanan datanya juga akan dilakukan mandiri oleh Polri, bukan lagi vendor atau pihak ketiga.

Tujuan dibuatnya SuperApps antara lain untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja Polri. Lalu dengan satu data lebih transparan, sehingga budaya antikorupsi terbangun. Kualitas pelayanan publik diyakini akan meningkat dengan sistem satu data ini.

(tor/Hendy) Red:Rham

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, DPC GRIB Jaya Medan Bersama PAC GRIB Jaya Medan Petisah Bagikan 500 Nasi Kotak
Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: “Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial”
Sigap Saat Warga Jiung Tertimpa Musibah, Tim Yayasan Siaga Bencana Inti Turun Langsung Bawa Bantuan
Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
Jalan Lenteng Agung Amblas dengan lubang Menganga, Kemacetan Panjang Arah Depeok
BNN Tegaskan Pecandu Narkoba yang Lapor Sukarela untuk Rehabilitasi Tidak Dipenjara
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:27 WIB

Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, DPC GRIB Jaya Medan Bersama PAC GRIB Jaya Medan Petisah Bagikan 500 Nasi Kotak

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:50 WIB

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: “Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial”

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sigap Saat Warga Jiung Tertimpa Musibah, Tim Yayasan Siaga Bencana Inti Turun Langsung Bawa Bantuan

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:13 WIB

Polsek Benda Bergerak Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:58 WIB

Prabowo Tiba di Jakarta Usai Bertemu Macron, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Berita Terbaru